Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli – Menurut Devito (1989)  satu orang menyampaikan pesan dan orang lain atau sekelompok kecil orang menerima pesan, berbagai pengaruh dan peluang untuk memberikan umpan balik secara langsung (Mulyana, 2000, p. 73).  Komunikasi tatap muka antar orang memungkinkan setiap pesertanya meniru langsung tanggapan orang lain baik secara verbal maupun non-verbal. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara dua orang, seperti seorang pria dan seorang wanita, dua rekan kerja, dua teman dekat, seorang guru dan seorang siswa.

Menurut Effendi, pada hakikatnya komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara komunikator dengan orang yang diajak berkomunikasi, dan komunikasi jenis ini dianggap paling efektif dalam mencoba mengubah sikap, pendapat, atau tingkah laku seseorang. Percakapan  Alur baliknya bersifat langsung, yang pada titik ini komunikator mengetahui tanggapan komunikator. Setelah berkomunikasi, komunikator ingin mengetahui apakah komunikasi tersebut positif atau negatif, berhasil atau tidak.

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Klasifikasi komunikasi interpersonal menjadi interaksi intim, percakapan sosial, pertanyaan atau ujian dan wawancara. A. Interaksi intim mencakup interaksi antara teman dekat, anggota keluarga, dan orang-orang yang memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kita. B. Percakapan sosial adalah interaksi untuk menyenangkan orang lain. Jenis komunikasi tatap muka ini penting untuk pengembangan hubungan informal dalam suatu organisasi. Misalnya, dua orang atau lebih berkumpul untuk membicarakan permasalahan di luar organisasi, seperti isu politik dan teknologi.

Notes Psikologi Komunikasi 1 Psikologi Komunikasi

5 c) Interogasi atau pemeriksaan adalah komunikasi antara orang yang dikendalikan yang meminta atau meminta informasi dari orang lain. Misalnya, jika ada karyawan yang dituduh mengambil barang perusahaan, maka atasan akan menginterogasinya untuk mengetahui kebenarannya. d) Wawancara adalah suatu bentuk komunikasi interpersonal yang terjadi antara dua orang dalam suatu percakapan yang berupa tanya jawab. Misalnya, seorang atasan mewawancarai bawahannya untuk mengetahui informasi tentang pekerjaannya.

Kehadiran dua orang atau lebih yang menyadari keberadaannya. Terdapat saling ketergantungan dalam komunikasi dan interaksi fokus, pertukaran pesan verbal dan nonverbal yang relatif tidak terstruktur.

TUJUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL Komunikasi interpersonal dapat mempunyai beberapa tujuan, 6 diantaranya adalah: a. Penemuan pribadi Salah satu tujuan komunikasi interpersonal adalah untuk menemukan individu atau kepribadian. -Kita belajar banyak tentang diri kita sendiri dan orang lain ketika kita mengambil bagian dalam pertemuan pribadi dengan orang lain. Komunikasi – Interpersonal memberi kita kesempatan untuk membicarakan hal-hal yang kita sukai atau tentang diri kita sendiri. – Sangat menarik untuk mendiskusikan perasaan, pikiran dan perilaku kita sendiri. – Dengan berbicara tentang diri kita sendiri dan orang lain, kita memberikan sumber umpan balik yang sangat baik tentang perasaan, pikiran, dan perilaku kita.

8b. Menjelajahi dunia luar Hanya komunikasi interpersonal yang memungkinkan kita memahami lebih banyak tentang diri kita sendiri dan orang lain yang berinteraksi dengan kita. Sebagian besar informasi yang kita ketahui berasal dari komunikasi antarpribadi, dan meskipun lebih banyak informasi berasal dari media massa, informasi tersebut sering kali didiskusikan dan pada akhirnya dipelajari atau dieksplorasi melalui interaksi antarpribadi. C. Membentuk dan memelihara hubungan yang bermakna Salah satu keinginan terbesar manusia adalah menjalin dan memelihara hubungan dengan orang lain. Sebagian besar waktu yang kita habiskan dalam komunikasi interpersonal didedikasikan untuk pembentukan dan pemeliharaan hubungan sosial dengan orang lain.

Pengertian Komunikasi Menurut Para Ahli

9d. Mengubah Sikap dan Perilaku Kita menghabiskan banyak waktu untuk mencoba mengubah sikap dan perilaku orang lain melalui pertemuan empat mata. Mungkin kita ingin mereka memilih jalan tertentu. Contoh: mencoba pola makan baru, membeli barang tertentu, menonton film, menulis, membaca buku, memasuki bidang tertentu, percaya bahwa segala sesuatunya baik atau buruk. Kita menghabiskan banyak waktu untuk terlibat dalam hubungan pribadi.

10 e. Bermain dan Kesenangan Bermain mencakup semua aktivitas yang tujuan utamanya adalah mengejar kesenangan. Contoh: Kita ngobrol dengan teman tentang kegiatan akhir pekan, kita berdiskusi tentang olah raga, biasanya kita bercerita cerita lucu, percakapan tersebut digunakan untuk mengisi waktu. Dengan adanya komunikasi timbal balik yang demikian dapat memberikan keseimbangan yang vital dalam pikiran, yang mana kita perlu bersantai dari segala keseriusan yang ada di lingkungan kita.

11 f. Untuk membantu psikiater, psikolog klinis dan terapis menggunakan komunikasi interpersonal dalam pekerjaan profesional mereka untuk membimbing klien mereka. Kita semua berusaha membantu orang lain dalam interaksi kita sehari-hari satu sama lain. Kita berkonsultasi dengan teman yang sedang jatuh cinta, kita berkonsultasi dengan mahasiswa tentang mata kuliah apa yang akan dipelajari dan lain sebagainya.

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

12 Efektivitas Komunikasi Interpersonal Efektivitas komunikasi interpersonal dimulai dari lima perilaku umum yang diamati, yaitu keterbukaan, empati, dukungan, positif dan kesetaraan (Devito, 1997, p) Keterbukaan (openness) Keterbukaan mengacu pada setidaknya tiga hal. Aspek komunikasi interpersonal. Pertama, seorang komunikator interpersonal yang efektif harus terbuka terhadap orang-orang yang berinteraksi dengannya. Sebaliknya, harus ada kemauan untuk mengungkapkan informasi yang biasanya tersembunyi.

Definisi Komunikasi Antar Pribadi

13 Kedua, menunjukkan kesediaan komunikator untuk menyikapi secara jujur ​​stimulus yang datang. – Orang yang pendiam, tidak kritis, dan tidak tanggap biasanya merupakan teman bicara yang membosankan. – Kami menunjukkan keterbukaan dengan merespons orang lain secara otomatis. Ketiga, tentang “kepemilikan” perasaan dan pikiran (Bochner dan Kelly, 1974).  Terbuka dalam pengertian ini berarti mengakui bahwa perasaan dan pikiran yang diungkapkan adalah milik Anda dan Anda bertanggung jawab atas hal tersebut.

14 2. Empati (Empati) Henry Backrack (1976) mendefinisikan empati sebagai “kemampuan seseorang untuk ‘mengetahui’ apa yang dialami orang lain pada waktu tertentu, dari sudut pandang orang lain, melalui sudut pandang orang tersebut”. Simpati, sebaliknya, adalah perasaan terhadap orang lain atau bersimpati terhadap orang lain. Sementara itu, empati adalah berada dalam situasi yang sama dan merasakan emosi yang sama dengan orang lain. Kita dapat melakukan komunikasi empatik verbal dan nonverbal. Secara non-verbal, kita dapat mengkomunikasikan empati dengan (1) menunjukkan keterlibatan aktif dengan orang tersebut melalui ekspresi wajah dan gerak tubuh yang sesuai; (2) konsentrasi terfokus, meliputi kontak mata, postur tubuh penuh perhatian, dan kedekatan fisik; dan (3) sentuhan atau belaian seperlunya.

15 3. Sikap Mendukung Hubungan interpersonal yang efektif adalah hubungan dengan sikap mendukung. Sebuah ide berdasarkan karya Jack Gibbon. Komunikasi terbuka dan empati tidak dapat terjadi dalam lingkungan yang tidak mendukung. Kami menunjukkan sikap mendukung dengan cara yang (1) deskriptif dan non-evaluatif, (2) spontan dan tidak strategis, dan (3) tentatif dan tidak bersifat rahasia.

16 4. Sikap positif (positif) Sikap positif dalam komunikasi antarpribadi kita sampaikan setidaknya dalam dua cara: (1) kita mengungkapkan sikap positif, dan (2) kita mendorong orang yang berinteraksi dengan kita dengan cara yang positif. Sikap positif mengacu pada setidaknya dua aspek komunikasi interpersonal. Pertama, komunikasi interpersonal terbina ketika orang lain mempunyai sikap positif terhadap dirinya sendiri. Kedua, perasaan positif terhadap situasi komunikasi sangat penting untuk interaksi yang efektif. Tidak ada yang lebih tidak menyenangkan daripada berkomunikasi dengan seseorang yang tidak menyukai interaksi tersebut atau tidak merespons situasi atau suasana interaksi tersebut.

Komunikasi Bisnis “teori Komunikasi”

Tidak pernah ada dua orang yang benar-benar setara dalam segala hal. -Meskipun ada perbedaan, komunikasi antarpribadi akan lebih efektif jika lingkungannya seragam. Artinya, harus ada pengakuan diam-diam bahwa kedua belah pihak sama-sama layak dan berharga, dan bahwa masing-masing pihak mempunyai sesuatu yang penting untuk dikontribusikan. Kesetaraan berarti menerima orang lain, atau kesetaraan mengharuskan kita memberikan “kondisi positif” kepada orang lain.

Umpan balik langsung terjadi antara komunikator dan komunikator.

20 Konsep diri dan saling pengertian sangat diperlukan untuk mencapai kelancaran komunikasi. Seseorang yang mahir dalam berkomunikasi berarti orang tersebut mempunyai kemampuan berkomunikasi. Orang yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik akan efektif dalam berkomunikasi dengan orang tersebut. Kita harus mengembangkan keterampilan kita dalam komunikasi interpersonal melalui konsep diri kita sendiri

Pengertian Komunikasi Interpersonal Menurut Para Ahli

Untuk mengoperasikan situs web ini, kami menyediakan data pengguna dan membaginya dengan prosesor. Untuk menggunakan situs ini, Anda harus menyetujui Kebijakan Privasi kami, termasuk Kebijakan Cookie kami, atau Komunikasi Pribadi atau Komunikasi Interpersonal adalah komunikasi dari satu orang untuk bertukar ide atau inspirasi dengan orang lain. Dengan kata lain, komunikasi interpersonal adalah suatu konteks komunikasi dimana setiap orang mengkomunikasikan perasaan, gagasan, perasaan dan informasi lainnya dengan orang lain secara tatap muka. Komunikasi antarpribadi dapat bersifat verbal atau non-verbal.

Definisi Komunikasi Menurut Para Ahli

Komunikasi interpersonal adalah proses pertukaran informasi antara satu orang dengan setidaknya satu orang lainnya, atau biasanya antara dua orang yang dapat diidentifikasi secara langsung. (Muhammad, 2005, hal-159).

Menurut Devito (1989), komunikasi interpersonal adalah seseorang menyampaikan pesan kepada dan menerima pesan dari orang lain atau sekelompok kecil orang, dengan berbagai pengaruh dan peluang untuk memberikan umpan balik secara langsung (Effendy, 2003, hal. 30). .

Komunikasi interpersonal adalah komunikasi tatap muka antar orang yang memungkinkan masing-masing partisipan memahami secara langsung tanggapan orang lain, baik secara verbal maupun non-verbal. Komunikasi interpersonal ini adalah komunikasi antara dua individu, misalnya seorang laki-laki dan seorang perempuan, dua rekan kerja, dua orang sahabat karib, guru-murid, dan sebagainya (Mulyana, 2000, p. 73).

Menurut Effendi, pada hakikatnya komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara komunikator dengan komunikator. Arus baliknya bersifat langsung dan komunikator mengetahui reaksi komunikator pada saat itu. Ketika komunikasi berlangsung, komunikator mengetahui secara pasti apakah komunikasi tersebut bersifat positif atau negatif, berhasil atau tidak. Jika dapat memberikan kesempatan kepada komunikator untuk mengajukan pertanyaan sebanyak-banyaknya (Zunarto, 2003, hal. 13).

Komunikasi Interpersonal By Iso Kativ

Menurut Muliana, Komunikasi Antartarial, yaitu komunikasi tatap muka antar manusia,

Pengertian teknologi komunikasi menurut para ahli, pengertian hubungan interpersonal menurut para ahli, pengertian komunikasi massa menurut para ahli, pengertian media komunikasi menurut para ahli, komunikasi menurut para ahli, teori komunikasi interpersonal menurut para ahli, pengertian komunikasi bisnis menurut para ahli, pengertian komunikasi menurut para ahli, pengertian komunikasi menurut para ahli dan sumber, pengertian komunikasi verbal menurut para ahli, pengertian komunikasi data menurut para ahli, komunikasi interpersonal menurut para ahli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like