Kursus Teknologi Informasi Tanpa Matematika

Kursus Teknologi Informasi Tanpa Matematika – Untuk meningkatkan kenyamanan Anda dalam menggunakan platform Guru Inovatif, kami meminta Anda meluangkan waktu 5 menit untuk menyelesaikan survei dan masukan. Terima kasih.

Guru masa kini harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan dekat dengan kehidupan siswa, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami mata pelajaran yang diajarkan.

Kursus Teknologi Informasi Tanpa Matematika

Kursus Teknologi Informasi Tanpa Matematika

Standar pembelajaran dalam pendidikan modern telah berubah karena perkembangan teknologi dan harus bermakna sesuai dengan kebutuhan siswa. Pembelajaran dicapai tidak hanya melalui buku teks, tetapi juga melalui sumber daya digital seperti video pendidikan, platform elektronik, dan perangkat lunak pendidikan yang dapat diakses secara gratis atau berbayar. Hal ini tentu menuntut guru untuk memahami bagaimana menggunakan alat-alat digital tersebut dengan baik untuk menyampaikan materi pembelajaran secara efektif; Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dapat membantu guru dalam mempersiapkan, melaksanakan, mengevaluasi dan memberikan umpan balik dalam pembelajaran.

Teknologi Informasi Dan Komunikasi

Di era digital yang semakin berkembang, literasi digital sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi siswa dan guru. Literasi digital ini mencakup kemampuan untuk menggunakan, memahami, dan berpartisipasi dalam dunia digital secara efektif dan aman. Mendorong literasi digital dalam sistem digital merupakan langkah penting dalam meningkatkan kemampuan siswa dan guru dalam beradaptasi terhadap perubahan teknologi, memanfaatkan sumber daya digital dengan baik, dan menghadapi tantangan terkait dunia digital.

Dampak positif dari pemanfaatan teknologi yang tepat akan memudahkan siswa dalam memahami mata pelajaran, sehingga pembelajaran menjadi mudah, menyenangkan dan menyenangkan. Meningkatnya jumlah siswa yang memiliki akses terhadap perangkat digital seperti laptop, tablet atau smartphone harus dibarengi dengan informasi, dukungan dan pengawasan; Agar para pelajar dapat memahami bagaimana cara memanfaatkan teknologi tersebut secara bijak dan efektif serta terhindar dari potensi risiko buruk yang ada di dunia. . gambar virtual.

Saat ini, semua guru, semua siswa, semua orang tua dan semua mata pelajaran selalu terhubung dengan teknologi, literasi dan matematika yang bertujuan untuk memudahkan pembelajaran, menghubungkannya dengan kenyataan dan meningkatkan dunia digital, keterampilan membaca dan belajar siswa. untuk belajar, menghitung. Matematika, yang merupakan mata pelajaran “idola”, terdapat di semua jenjang sekolah, dari sekolah dasar hingga universitas.

Matematika sering digambarkan sebagai mata pelajaran yang penuh dengan angka-angka, perhitungan dan penerapan yang samar-samar dalam kehidupan, sehingga siswa menjadi kurang termotivasi, malas atau bahkan “fobia”, menjadikan matematika “tercampur aduk” jika prestasi siswa turun. Keadaan ini “diperkuat” dengan pernyataan, komentar atau saran dari beberapa guru profesional lainnya yang meragukan kemampuan matematika siswa, ketika siswa kurang mampu menalar dan melakukan perhitungan matematis ketika menjawab permasalahan yang disajikan.

Pacu Prestasi Pkm, Mahasiswa Dan Dosen Pembimbing Diberikan Pelatihan

Berdasarkan kondisi di atas maka sebagai seorang guru matematika saya berusaha memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran saya. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran memaksa saya pada awalnya untuk “mengorbankan” waktu, tenaga, biaya dan emosi. Perlu semangat yang membara untuk tidak pernah” berangkat” apabila materi telah siap dan disesuaikan dengan teknologi yang akan digunakan sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik.

Awalnya saya ragu untuk mulai mengajar matematika dengan teknologi, karena saya melihat banyak guru yang mencoba menggunakan aplikasi ini mengalami kesulitan dalam menyajikannya dan membingungkan siswa. Hal ini menjadi sebuah tantangan bagi saya, sehingga pada awalnya saya memberanikan diri untuk memanfaatkan teknologi atau internet untuk membantu pembelajaran dengan membuat website yang hanya berisi materi pelajaran, rangkuman rumus, soal latihan, soal ujian, dan soal masuk perguruan tinggi. Selain itu saya juga mencoba membuat video pembelajaran yang saya upload ke youtube dengan harapan siswa dapat belajar mandiri dengan mengulang materi yang saya ajarkan, sehingga pembelajaran dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Keinginan untuk menjadikan pembelajaran matematika mudah, menyenangkan dan menyenangkan “memaksa” saya untuk mencari informasi tentang program atau teknik yang dapat membantu saya menyampaikan isinya dengan mudah dan baik, sehingga pembelajaran yang saya lakukan akan menarik dan mudah bagi siswa. siswa untuk memahaminya. Informasi tersebut biasanya saya peroleh dari buku, berselancar di internet, berdiskusi dengan rekan kerja dan mengikuti kursus pelatihan guru di tingkat MGMP, provinsi, dan Kemendikbudristek.

Kursus Teknologi Informasi Tanpa Matematika

Hanya setahun sebelum munculnya Covid-19 dan ledakan penggunaan aplikasi di dunia pendidikan, saya akhirnya berkesempatan mengikuti program pelatihan 1000 guru di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2019 dan mengikuti teknologi dan teknologi. program pelatihan guru. penerapannya. di University of Queensland (UQ) di Australia selama tiga minggu, khususnya di bidang pedagogi. Apa yang saya pelajari di UQ terbukti menjadi sumber berharga yang dapat saya gunakan tidak hanya ketika program harus dilakukan secara online, tetapi juga jika dilanjutkan hari ini.

Menghayati Bidang It, Lebih Baik Kuliah, Ikut Kursus, Atau Autodidak?

Selain kuliah di University of Queensland (UQ) Australia, saya juga mengikuti e-Learning Enhancement Teacher Training Program (KLIC), hasil kerjasama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dan Gangwon, Korea Selatan, tiga tahun lalu. . Kota. Acara KLIC ini bertujuan untuk menampilkan teknologi digital yang dapat membantu guru dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Selain itu, guru yang mengikuti pelatihan KLIC dapat menjadi agen perubahan dan memiliki literasi digital yang baik dengan mentransfer ilmu yang diperoleh kepada guru dan siswa.

Penggunaan platform digital tidak hanya memerlukan keahlian dalam menggunakan program, namun juga menunjukkan bagaimana konten yang diajarkan dengan teknologi ini dapat lebih mudah disajikan oleh guru dan siswa untuk dipahami. Sebagai guru berkualitas yang telah mengikuti program pelatihan guru nasional dan internasional, saya mencoba menerapkan pembelajaran dengan teknologi, dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa.

Tahap perencanaan merupakan tahap yang paling krusial karena pada tahap ini seluruh kerangka kegiatan pembelajaran sudah siap secara praktis untuk memandu pelaksanaan dan mengelolanya sesuai dengan harapan. Diperlukan kemampuan guru dalam memahami kurikulum, bahan ajar dan alat-alat yang diperlukan; Oleh karena itu guru harus siap belajar, berdiskusi dan bekerja sama.

Menetapkan tujuan adalah langkah penting yang saya ambil, jadi saya mencoba menargetkan apa yang siswa capai di setiap sesi. Guru hendaknya tidak menetapkan terlalu banyak tujuan pembelajaran dalam setiap sesinya, karena yang terpenting adalah seberapa baik siswa memahami materi dan bagaimana pemahaman tersebut dapat digunakan kembali sesuai kebutuhan atau untuk memahami materi lebih lanjut. Untuk menentukan target pembelajaran ini, saya menggunakan kurikulum atau standar pembelajaran Kementerian saat ini https://guru.kemdikbud.go.id/kurikulum/reFER-penerapan/capaian-pembelajaran/sd-sma/mathematics/ dan membandingkannya dengan beberapa. Situs yang membahas topik yang sama seperti https://www.time4learning.com/ dan https://www.projectmaths.ie/

Kemenag Targetkan 3 Juta Guru Dan Siswa Jadi Ahli Matematika

Saya menganalisis materi dengan menyatakan prasyarat masing-masing materi dan membedakan materi esensial, non esensial, dan non esensial. Definisi ini penting untuk memudahkan guru dalam memberikan materi sesuai pemahaman siswa, sehingga menjamin pemahaman siswa terorganisir dan utuh. Untuk mempermudah definisi ini, saya membongkarnya dari buku teks terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta dari website seperti http://mathbitsnotebook.com/ dan https://byjus.com/maths/derivatives/. Dalam menentukan topik, saya berdiskusi dan mengikuti pelatihan di MGMP Homeschool Mathematics Internal School, MGMP kota depok dan berbagai kelompok guru matematika. Hasil pengambilan keputusan mata pelajaran apa yang akan dipelajari akan saya update di website https://irvanhabibali.wordpress.com/ dan https://s.id/MATH_IRDEDS agar siswa mengetahui terlebih dahulu dan dapat melakukan persiapan.

Pembentukan unit pengajaran bagi saya merupakan langkah awal dalam merencanakan pembelajaran, baik dari segi materi pembelajaran maupun metode pembelajaran. Untuk memudahkan siswa memahami konsep matematika yang diajarkan, saya menyiapkan satuan pengajaran mandiri dengan mengadaptasi dan mengembangkan rangkaian pembelajaran yang logis, terencana, terstruktur, efisien, efektif dengan memperhatikan karakteristik, kemampuan dan minat siswa. siswa. Dengan modul pengajaran, saya dapat mengembangkan metode pengajaran yang lebih kreatif dan menarik, seperti menambahkan ilustrasi, contoh atau kegiatan praktik pada mata kuliah agar pembelajaran lebih menyenangkan. Tentunya saya juga membagikan tutorial yang saya buat di https://guru.kemdikbud.go.id/detik-karya/pdf/141857 untuk mendapatkan masukan dari rekan-rekan guru agar bisa lebih baik dan termotivasi.

Jika siswa mengetahui bahwa mata pelajaran yang dipelajari dekat dengan kehidupan, jika mereka pernah melihat atau mengalaminya maka akan lebih mudah untuk memahami mata pelajaran yang dipelajari. Guru dapat memulainya dengan memberikan video, gambar, benda atau tulisan dan menghubungkannya dengan topik yang sedang dipelajari. Untuk melakukan penemuan tersebut, saya mencoba membaca literasi dari berbagai sumber, buku dan internet, dan saya juga menggunakan https://chat.openai.com/ dan video https://www.youtube.com/watch?v=8mve0UoSxTo . Gambar dari situs web https://www.pinterest.com/mmeli24/real-world-math-photos/ dan https://codinghero.ai/super-interesting-examples-of-maths-in-real-world/. Video dan visual yang kita pilih harus relevan dengan topik yang sedang dipelajari dan dapat diakses oleh siswa. Selain itu, siswa juga dapat menjelajahi platform digital untuk mempelajari materi yang dipelajari dan penerapannya dalam kehidupan. Akses informasi dari sistem digital tentunya memerlukan pengawasan agar siswa tidak membuka atau menemukan sesuatu yang buruk.

Kursus Teknologi Informasi Tanpa Matematika

Siswa akan lebih termotivasi dan aktif dalam belajar jika mereka yakin dapat memahami materi yang akan dipelajari atau dikerjakan, sehingga guru harus dapat mengidentifikasi kemampuan belajar siswa sejak awal. Cara yang saya gunakan untuk mengetahui kemampuan siswa pada materi yang saya ajarkan adalah dengan mengajukan pertanyaan secara individu atau seluruh siswa di kelas tentang materi yang akan dipelajarinya. Selain itu, saya juga sering menggunakan Kahoot! https://kahoot.it/ dan mentimeterhttps://www.mentimeter.com/ untuk mempelajari keterampilan awal siswa tentang materi yang dipelajari sehingga saya dapat memberikan materi yang sesuai dan menggunakan metode pengajaran yang sesuai.

Catatan Informasi Pendidikan Sains, Matematika, Digital, Surat Png Transparan Clipart Dan File Psd Untuk Unduh Gratis

Sering kita dengar bahwa guru matematika itu harus “tangguh dan menakutkan” dan hal ini mungkin akan menjadi kenangan atau kenangan masa lalu yang tidak akan pernah terulang kembali karena di era digital ini bermunculan guru-guru yang kreatif, inovatif, inspiratif dan komunikatif. Hal ini dapat membuat pembelajaran menjadi menarik. Selain menggunakan whiteboard, LCD dan PPT untuk menyebarkan materi di kelas, saya mencoba menggunakan Canva yang dipadukan dengan whiteboard dengan tampilan yang lebih menarik saat menjelaskan atau mendiskusikan soal. Pembelajaran menjadi lebih menarik karena siswa menjadi lebih aktif dalam belajar

Kursus teknologi, ebook teknologi informasi, audit teknologi informasi, buku teknologi informasi, jurusan teknologi informasi, teknologi informasi, skripsi teknologi informasi, teknologi informasi & komunikasi, konsultan teknologi informasi, manajemen proyek teknologi informasi, tata kelola teknologi informasi, kuliah teknologi informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like